Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label kenabian

Masihkah Kita Memerlukan Nabi Baru?[*]

Ngabdulloh Akrom Abstraksi Pergeseran paradigma theomorpisme menjadi antropomorpisme , diyakini bahwa manusia dengan nalarnya mampu mengatasi segala masalah hidupnya sendiri. Kesadaran personal mengenai eksistensi diri, menjadikan manusia berwatak individualistik, pragmatistik dan hedonistik. Manusia menjadi penentu bagi dirinya sendiri, hal ini mengakibatkan keterputusan nilai-nilai spiritualitas. Akibatnya, manusia modern tidak mampu menjawab persoalan-persoalan hidupnya sendiri. Secara garis besar, tulisan yang sedang saudara baca ini hendak memaparkan relevansi kenabian dikancah dunia modern. Kata kunci: modernisme, spiritual[itas], kenabian Pendahuluan Kelahiran abad modern, ditengarai adanya kesadaran manusia akan kemampuan dirinya sebagai kekuatan yang dapat menyelesaikan persoalan-persoalan hidupnya sendiri. Manusia sebagai hewan rasional, merasa independen dari Tuhan dan alam. Hal ini, berawal pada masa renaisance , dengan keluarnya tesis...